Sabtu, 29 November 2014

Konfigurasi IP Address

Saat penginstalan Linux Debian jika kita tidak memilih DHCP mungkin kita akan melewati tahap penginputan IP Address. Walaupun begitu, IP Address yang kita masukan belum tentu bisa langsung digunakan. Maka dari itu kita perlu melakukan konfigurasi IP Address di Linux Debian ini.
Jika pada Linux Debian GUI mungkin karena Grafik Interface akan membuat kita mudah dalam konfigurasi ini.
Lain halnya pada Debian CLI tidak akan semudah pada GUI. Perintah-perintah yang diberikan adalah berupa script yang harus kita hafalkan jika ingin mahir dalam mengoperasikan Debian CLI ini.
Konfigurasi IP Address ini dilakukan untuk memberikan dan mengaktifkan alamat IP pada komputer sehingga dapat digunakan pada jaringan komputer.

Simak langkah-langkah berikut.
  • Hidupkan komputer dengan Sistem Oerasi Linux Debian milik anda.
  • Login pada salah satu user.
  • Setelah login pada salah satu user Debian, kita perlu login ke super user. Caranya ketikan perintah “su” kemudian masukan password root. Perhatikan gambar berikut.

  • Selanjutnya buka file interface yang terdapat pada direktori /etc/network dengan menggunakan jendela editor pico. Maka ketikan perintah #pico /etc/network/interfaces
  • Ubah isi file interface menjadi seperti tampilan berikut.

Ubah allow-hotplug menjadi auto. Untuk IP-nya sendiri silakan sesuaikan dengan aturan pemberian IP Address dan keinginan anda.
    • Selanjutnya buka file interface yang terdapat pada direktori /etc/network dengan menggunakan jendela editor pico. Maka ketikan perintah #pico /etc/network/interfaces
    • Ubah isi file interface menjadi seperti tampilan berikut.
    Ubah allow-hotplug menjadi auto. Untuk IP-nya sendiri silakan sesuaikan dengan aturan pemberian IP Address dan keinginan anda.

    • Setelah kita mengubah file interface, simpan perubahan tersebut dengan cara tekan tombol ctrl+o, lalu tekan enter. Kemudian tekan  ctrl+x untuk keluar dari pengeditan.
    • Selanjutnya kita membuka file sysctl.Conf yang terdapat pada direktori /etc/ dengan menggunakan jendela editor pico. Maka ketikan perintah #pico /etc/sysctl.conf
    • Ubah isi file sysctl.Conf menjadi seperti tampilan di bawah ini.
    Disini kita hanya menghapus "#" yang terletak sebelum kode net.ipv4.ip_forward=1


    • Simpan file sysctl.Conf yang telah diubah dengan menekan tombol ctrl+o, lalu tekan enter. Kemudian tekan tombol ctrl+x untuk keluar dari jendela editor pico.
    • Kemudian kita perlu menjalankan perintah restart service networking dengan mengetik perintah /etc/init.d/networking restart
    Jika hasilnya seperti tampilan di atas, maka konfigurasi ip address hampir berhasil.


    • Untuk menguji koneksi, ketikan perintah ping[spasi]ip address. Contoh ping 192.168.27.20
    Jika muncul tampilan proses ping seperti gambar di atas maka dipastikan bahwa konfigurasi IP address telah berhasil.
    Proses ping pada sistem Linux Debian berjalan secara terus-menerus. Kita bisa mengakhiri proses ping dengan cara menekan tombol ctrl+c.

    Setelah Konfigurasi IP Address Pada Linux Debian CLI ini selesai, maka selanjutnya adalah konfigurasi DNS.


    Jumat, 28 November 2014

    Fungsi Bagian Kabel UTP


    Apakah kabel UTP memiliki Fungsi tersendiri? Yak,pada kabel UTP terdiri dari 8 bagian, dari 8 bagian ini memiliki jenis dan urusan berbeda beda, nah pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan tentang fungsi dari kabel UTP tersebut.

    Fungsi 8 Kabel Dalam Kabel UTP
    1. Orange : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data
    2. Putih Orange : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data
    3. Hijau : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data
    4. Putih Hijau : memiliki fungsi sebagai media penghantar paket data
    5. Biru : memilki fungsi sebagai media penghantar paket suara
    6. Putih Biru : memiliki fungsi untuk menghantarkan paket suara
    7. Coklat : memiliki fungsi untuk menghantarkan tegangan DC
    8. Putih Coklat : memiliki fungsi untuk menghantarkan tegangan DC

    Bagian Dari Kabel UTP
    1. Oren : Paket Data
    2. Putih Oren : Paket Data
    3. Putih Hijau : Paket Data
    4. Biru : Suara
    5. Putih Biru : Suara
    6. Hijau : Paket Data
    7. Putih Coklat : Tegangan DC
    8. Coklat : Tegangan DC

    Selasa, 25 November 2014

    Perintah Dasar Linux

    Artike Tugas Dari Guru,Seputar Linux




    A.Antarmuka berbasis teks
    Untuk mengoperasikan sistem operasi Debian Linux menggunakan antarmuka berbasis teks adalah dengan mengetikkan perintah-perintah yang dimengerti oleh sistem di dalam shell atau biasa disebut dengan terminal. Perintah yang kita ketikkan akan diterjemahkan oleh shell menjadi sebuah operasi yang harus dilakukan oleh kernel. Berbeda dengan antarmuka berbasis grafis yang menggunakan mouse dengan meng-klik tombol ataupun menu untuk memerintahkan sistem. Perintah yang kita ketikkan adalah sebuah aplikasi atau program yang dapat dijalankan di dalam lingkungan berbasis teks. Aplikasi atau program tersebut mempunyai fungsi yang hampir sama dengan beberapa perbedaan yaitu biasanya pada tampilan dan penggunaannya.
    Untuk mengetikkan perintah di Debian Linux memiliki format atau aturan penulisan perintah<spasi>–opsi<spasi>variabel. Adapun penjelasan dari masing-masing penulisan perintah tersebut yaitu :
        Perintah adalah suatu kata atau singkatan yang diketikkan ke dalam terminal (shell) yang merupakan sebuah perintah terhadap sistem untuk melakukan suatu operasi terhadap perangkat lunak ataupun perangkat keras komputer.
    Opsi adalah suatu kata ataupun huruf yang merupakan penambahan atau pengurangan terhadap fungsi suatu perintah sehingga menghasilkan operasi yang berbeda keluaran atau hasilnya.
    Variabel adalah sesuatu yang tidak tetap dan berkaitan dengan perintah. Sebagai contoh jika perintah adalah untuk mengkonfigurasi jaringan maka variabelnya adalah alamat IP dan Netmask.

    B.Perintah Dasar
    Untuk belajar mengoperasikan sistem operasi Debian Linux yang berbasis teks adalah salah satu caranya dengan mencoba langsung dengan perintah-perintah dasar dari sistem tersebut. Karena memang untuk mengoperasikan sistem ini kita mengetikkan perintah maka yang kita butuhkan hanyalah sebuah papan ketik (keyboard) tanpa mouse. Perintah-perintah dasar iniadalah seputar operasi file seperti membuat dan melihat file teks, melihat isi direktori, masuk ke suatu direktori, melihat lokasi direktori dan lain-lain yang sifatnya dasar dan perlu diketahui. Perintah-perintah ini dalam penulisannya bersifat case-sensitive yang berarti bahwa perintah yang diketikkan antara huruf kecil dan huruf kapital dibedakan atau memiliki arti dan operasi yang berbeda (contoh : LS dan ls). Jadi perlu diperhatikan ketika menulis perintah agar perintah yang diketikkan dapat dimengerti dengan baik oleh sistem.

    •Melihat isi direktori [ ls ]
    Untuk melihat isi direktori kita menggunakan perintah ls. Perintah ls tanpa menggunakan opsi dan variabel akan menghasilkan keluaran isi dari direktori sekarang kita berada. Variabel yang digunakan adalah nama direktori atau juga bisa nama file. Ada beberapa opsi yang dapat digunakan untuk perintah ls antara lain :
    -a untuk melihat seluruh direktori termasuk yang disembunyikan (hidden)
    -l untuk melihat isi direktori secara detail

    •Masuk ke suatu direktori [ cd ]
    Untuk masuk ke suatu direktori kita menggunakan perintah cd. Perintah cd tanpa menggunakan opsi dan variabel akan memindahkan lokasi direktori kita sekarang ke dalam direktori rumah dari akun pengguna yang kita gunakan. Variabel yang digunakan hanyalah nama direktori dan tidak boleh lebih dari satu direktori. Nama dirketori yang digunakan sebagai variabel haruslah tersedia di dalam sistem. Untuk meminimalkan kesalahan maka pergunakanlah perintah ini dengan sebelumnya melihat direktori yang tersedia apa saja dengan perintah ls. Opsi dari perintah cd ini tidak terlalu penting dan jarang digunakan.

    •Melihat status direktori [ pwd ]
    Ketika kita mengoperasikan sistem operasi Debian Linux berbasis teks terkadang kita kebingungan dan sering lupa posisi atau lokasi direktori kita berada sekarang. Sedangkan untuk melakukan operasi file sifatnya fatal ketika kita ingin bekerja dengan suatu file yang ternyata berada di luar dari direktori kita sekarang. Kecuali kita menuliskan alamat direktori secara lengkap tetapi praktek seperti ini biasanya kurang praktis. Untuk mengetahui posisi dan lokasi direktori sekarang kita dapat menggunakan perintah pwd. Perintah ini akan menghasilkan keluaran berupa alamat direktori sekarang kita berada. Perintah ini dipergunakan tanpa menggunakan opsi dan variabel.

    •Membuat direktori baru [ mkdir ]

    Sering sekali nantinya kita membutuhkan direktori baru untuk data kita ataupun untuk aplikasi yang kita konfigurasi. Untuk membuat direktori baru perintahnya adalah mkdir. Biasanya perintah ini tanpa menggunakan opsi. Variabel dari perintah ini adalah nama direktori. Nama direktori harus dalam satu kata dan tidak boleh ada spasi karena nantinya justru menghasilkan beberapa direktori. Kita dapat membuat beberapa direktori dengan cara memisahkan nama direktori dengan spasi berapapun banyaknya direktori yang kita inginkan.

    •Editor teks [ nano ]
    Di dalam sistem operasi Debian Linux untuk mengkonfigurasi pengaturan sistem tidak terdapat control panel seperti di Ms Windows. Tetapi konfigurasi sistem dan aplikasi di Debian Linux berbasis teks atau file. Jadi untuk mengubah pengaturan maka kita mengubah variabel yang ada di dalam file teks konfigurasi tersebut. Jadi sangat dibutuhkan yang namanya aplikasi editor teks. Editor teks ini sifatnya kalo di Ms Windows seperti Notepad tetapi lebih powerfull. Editor teks yang dapat digunakan di dalam sistem operasi Debian Linux antara lain nano, vi/vim, emacs, pico dan lain-lain. Di sini saya contohkan satu editor teks yang sangat saya sukai dan sering sekali saya gunakan di sistem operasi Linux apapun yaitu nano.

    Untuk membuat file teks baru cukup dengan mengetikkan nano file_baru.  Untuk mengubah teks yang sudah ada di dalam direktori (harus file teks bukan binary) yaitu dengan perintah nano file_teks. Untuk penggunaan lebih lanjut tentang nano akan saya bahas di artikel lain di blog ini.

    •Melihat isi file teks [ cat/less/head/tail ]
    Setelah kita membuat file teks baru ataupun ingin melihat isi dari suatu file teks (tanpa mengubahnya) kita dapat menggunakan berbagai perintah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita. Yang pertama untuk melihat file teks secara keseluruhan kita dapat menggunakan perintah cat. Perintah cat ini akan menampilkan seluruh isi file teks ke dalam terminal. Jika file sangat besar dilihat dengan perintah cat ini maka akan butuh proses untuk menampilkannya dan biasanya hanya akan terlihat baris yang paling akhir saja.

    Perintah less fungsinya sama dengan perintah cat tetapi dengan tambahan fitur yang cukup menarik yaitu scroll down dan scroll up. Jadi file teks dapat ditampilkan secara bertahap dengan menggunakan tanda panah pada keyboard dengan menggerakkan tampilan teks tersebut ke atas dan ke bawah. Selanjutnya ada perintah head dan tail ini sangat berguna sekali ketika kita ingin menampilkan beberapa baris dari suatu file teks di mulai dari atas (head) atau dari bawah (tail) isi file teks tersebut. Untuk menampilkan berapa baris yang kita inginkan maka tambahkan opsi -n baris berapa baris yang kita inginkan pada perintah tersebut.

    •Menyalin file atau direktori [ cp ]
    Untuk menyalin file atau direktori di Debian Linux dapat menggunakan perintah cp. Untuk menyalin suatu file ke dalam suatu direktori yaitu menggunakan perintah cp file_sumber direktori_tujuan. Sedangkan untuk menyalin suatu direktori ke dalam direktori yang lain kita harus menambahkan opsi -r pada perintah cp yaitu cp -r direktori_sumber direktori_tujuan. Opsi lain yang sering digunakan pada perintah cp antara lain :
    -i untuk menyalin file atau direktori secara interaktif jika ditemukan direktori yang sama
    -v untuk menyalin file atau direktori dengan informasi direktori yang telah disalin
    -f untuk menyalin file atau direktori secara paksa meskipun terdapat direktori yang sama

    •Memindah file atau direktori [ mv ]
    Terkadang kita ingin memindahkan file atau direktori ke dalam suatu direktori. Perbedaan menyalin dan memindah adalah pada pada file atau direktori sumbernya, jika disalin maka file atau direktori sumber tetap ada sedangkan jika dipindahkan maka file atau direktori sumber akan dihapus.

    Untuk memindah file atau direktori dengan menggunakan perintah mv dengan format penulisannya adalah mv file/direktori_sumber direktori_tujuan. Opsi yang dimiliki oleh perintah mv antara lain :
    -i untuk memindah file atau direktori secara interaktif jika ditemukan direktori yang sama
    -v untuk memindah file atau direktori dengan informasi direktori yang telah disalin
    -f untuk memindah file atau direktori secara paksa meskipun terdapat direktori yang sama

    •Menghapus file atau direktori [ rm ]
    Untuk menghapus file atau direktori yang tidak kita inginkan menggunakan perintah rm. Untuk menghapus file ataupun direktori sebaiknya jika berhati-hati dan selalu memperhatikan lokasi direktori kita sekarang, alamat dari file atau direktori yang akan dihapus dan opsi dari perintah rm yang kita gunakan. Disarankan sebelum mengeksekusi perintah rm ini dicek kembali dari file atau direktori yang kita tuliskan apakah sesuai atau tidak serta jangan sampai ada salah penulisan.Sama seperti perintah cp atau salin untuk menghapus direktori dengan cara menambahkan opsi -r pada perintah rm. Opsi yang dimiliki oleh perintah rm antara lain :
    -i untuk menghapus file atau direktori secara interaktif jika ditemukan direktori yang sama
    -v untuk menghapus file atau direktori dengan informasi direktori yang telah disalin
    -f untuk menghapus file atau direktori secara paksa meskipun terdapat direktori yang
    sama

    Cara Instal Linux

    Cara Instal Linux,Artikel Tugas Dari Guru.



    1. Booting pertama cdrom, lalu masukkan cd install debian.
    2. Ketikkan Install (untuk instalasi berbasis text), lalu enter.
    3. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa yang digunakan, pilih saja American English.
    4. Kemudian muncul pilihan negara, pilih Indonesia melalui other — Asia — Indonesia.
    5. Selanjutnya muncul pilihan keyboard yang digunakan, pilih saja American English.
    6. Kemudian akan muncul konfigurasi network, pilih configure network manually dan  masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan IP Address DNS Server.
    7. Masukkan Hostname, misalnya Edanzzz.
    8. Masukkan Domain name.
    9. Setelah itu proses instalasi akan menjalankan metode partisi harddisk, pilihlah manually partition.
    10. Masukan ukuran-ukuran sesuai yang Anda inginkan, misal : Untuk /root diberi 10 GB,untuk/home 5GB, dan untuk /swap adalah 2 kali RAM. Misal RAM yang dimiliki 512 jadi kita mengisiukuran untuk /swap sebesar 1024 MB.
    11. Berikutnya proses pemformatan akan berlangsung. dan akhiri dengan Finish Partitioning.
    12. Kemudian muncul pemilihan zona waktu, pilih Jakarta +07 GMT.
    13. Setelah itu akan muncul root password, isikan password root.
    14. Full name account new, untuk menambah user baru.
    15. Use a network mirror, untuk bagian ini pilih saja NO.
    16. Choose software to install, pilih saja defaultnya “standard system”
    17. Kemudian install GRUB loader, digunakan untuk memilih OS yang akan dijalankan pada saat booting pertama. Dengan catatan jika kita menggunakan dual booting.
    18. Installation complete.
    19. Restart dan linux debian siap untuk digunakan.

    Senin, 17 November 2014

    Cara Ganti DNS Server Di Ubuntu

    Sebagai newbie Ubuntu, hal sederhana sering membuat saya bingung. Karena memang awalnya ada fasilitas ini di Windows, di Ubuntu (Karena kebetulan saya memakai Linux Ubuntu) yang mana atau pakai apa atau seperti apa caranya. Pertanyaan yang sering melayang-layang di kepala ketika saya membutuhkan untuk mengubah/melakukan sesuatu yang gak ada di Ubuntu tapi di Windows sangat mudah.

    Mengganti DNS server di Ubuntu memungkinkan situs yang diblock oleh provider internet (biasanya Speedy) jadi bisa kita buka. Tapi saya tidak memposting ini untuk anda yang ingin membuka website macam-macam, saya posting ini untuk bisa dipakai untuk hal bermanfaat lain.

    Langsung saja, berikut langkah-langkahnya :

    1. Buka terminal, Ctrl+Alt+T
    2. Ketik "sudo gedit /etc/resolv.conf"
    3. Kemudian muncul program pengolah kata Gedit
    4. Ubah :

    nameserver 127.0.1.1
     menjadi:

    nameserver 8.8.8.8
    nameserver 8.8.4.4

    5. Kemudian save.
    6. Coba buka situs yang diblock

    Ganti DNS Server di Ubuntu

    Mungkin sulit pertama menggunakan Linux, tapi mudah-mudahan lama-lama menjadi mudah dan terbiasa.
    Semoga bermanfaat.


    Sabtu, 20 September 2014

    Membangun Jaringan Client Server

    Tugas Guru, Membangun Jaringan Client Server



    A. Alat Dan Bahan :

    1. 2 buah PC yang sudah terpasang LAN Card

    2. 2 buah kabel UTP berjenis Straight

    3. 1 buah switch

    B. Langkahnya :

    1. pasangkan kedua PC tersebut dengan kabel UTP, dengan urutan dari computer 1 dihubungkan ke switch, kemudian dari switch ke computer 2

    2. Lakukan pemberian IP Address pada computer 1 yang bertugas sebagai server

    -Example :
    IP : 192.168.1.1

    SM : 255.255.255.0

    GW : 192.168.1.10

    3. Lakukan pemberian IP Address pada computer 2 yang bertugas sebagai client

    -Example :

    IP : 192.168.1.2

    SM : 255.255.255.0

    GW : 192.168.1.1 (Gateway dari IP Server)

    C. Cara Melakukan Pemberian IP Address, Subnet Mask, dan Gateway :

    1. Klik Start

    2. Pilih Control Panel

    3. Pilh Network Connections

    4. Klik tombol Properties

    5. Lalu sorot Internet Protocol TCP/IP

    6. Klik Properties

    7. Klik pilihan (use the following IP Address)

    8. Lalu isi kolom IP, Subnet Mask, dan Gateway

    9. Jika sudah terisi dengan benar, klik Ok

    Cara Membuat Jaringan LAN

    Cara Membuat Jaringan LAN, Tutorial Jaringan Komputer Mudah - Jaringan LAN merupakan jaringan komputer local yang digunakan untuk area terbatas seperti rumah ataupun sekolah. Jaringan LAN sangat mudah dibuat karena hanya membutuhkan beberapa peralatan dan setting pada komputer. (Baca Juga: Trik Mengatasi Komputer/Laptop Lemot) Kali ini saya akan memberikan artikel singkat 'cara membuat lan sendiri' pada windows 7

    Alat untuk membangun sebuah jaringan LAN
    1.Router
    Router adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN

    2.Switch
    Berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN

    3.Ethernet Card
    Ethernet card adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga anda tidak perlu untuk membeli lagi.

    4.Ethernet Cable
    Yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.

    5.Modem 
    Jika anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka anda juga harus membeli sebuah modem. Jika anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut.

    6.Peralatan lain
    Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter.
    Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atai tidak. Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan anda, anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ehternet misalnya untuk sekaligus memasangkan RJ-45 sehingga anda tinggal memasangkan kabel-kabel tersebut menuju router dan komputer.
    Sebelum menyiapkan peralatan di atas. sangat disarankan anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi jumlah komputer, luas area, dengan begitu anda bisa membuat rancangan kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. anda bia menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan LAN Anda. Setelah itu, barulah anda beli perlengkapan yang diperlukan dan pasangkan perlatan-peralatan di atas.


    Berikut adalah model yang akan kita pakai untuk membangun jaringan LAN (bisa juga untuk Warnet). sumber gambar (microsoft.com)


    1. Adalah Internet
    3. Adalah modem sekaligus Router yang menghubungkan komputer server menuju internet
    4. Komputer server
    5. Switch

    Setelah hardware terpasang, sekarang adalah tahap untuk setting software. setting ini meliputi instalasi OS, setting network connection, konfigurasi TCP/IP address, terakhir adalah uji coba jaringan yang telah anda pasang.

    Mengaktifkan Internet Connecting Sharing
    ICS bertujuan untuk membagikan koneksi internet komputer host menuju komputer lainnya.
    Untuk mengaktifkan ICS pada komputer server,  silahkan buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center, Klik kanan pada koneksi yang ingin anda bagikan, klik Properties, klik tab Sharing,  lalu centang kotak Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection, simpan. Oke, sampai tahap ini, hanya komputer server yang bisa terhubung ke internet

    Setelah koneksi dibagikan, maka masing-masing komputer harus mendapatkan IP address. Caranya,

    1. buka Control Panel, klik Network and Internet, klik Network and Sharing Center, klik Change Adapter Center. 
    2. Klik kanan pada Koneksi LAN, Klik Properties
    3. Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), kemudian pilih properties
    4. klik Obtain an IP address automatically atau Obtain an IPv6 address automatically.

    Pasang Iklan Disini

    Post Your ADS Here

    Pengikut

    Like Us

    © BangGween All rights reserved | Theme Designed by Blogger Templates